Temanggung, 23 April 2026 –Yayasan Fi Ahsani Taqwim menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kurikulum Sekolah Qur’ani Ramah Bakat sebagai langkah strategis dalam menyatukan arah dan penguatan kepemimpinan pendidikan di seluruh unit lembaga. Kegiatan ini secara khusus diperuntukkan bagi para Kepala Sekolah dan Kepala Pondok sebagai pemegang peran kunci dalam implementasi kurikulum di masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Ruang Ketua Yayasan Fi Ahsani Taqwim, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Yayasan, M. Anantiyo Widodo, S.E., M.M., serta Ketua Bidang Penjaminan Mutu, Triana A.D. Saputra, M.Pd, bersama para Kepala Lembaga dari enam unit pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pondok Pesantren di bawah naungan Yayasan Fi Ahsani Taqwim.
Diseminasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada para Kepala Lembaga terkait konsep, arah, serta strategi implementasi Kurikulum Sekolah Qur’ani Ramah Bakat. Sebagai pemimpin di satuan pendidikan, peran Kepala Lembaga menjadi sangat krusial dalam memastikan kurikulum tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten dan berdampak pada perkembangan setiap murid.
Dalam arahannya, Ketua Yayasan menegaskan bahwa kurikulum merupakan kompas utama dalam perjalanan pendidikan. “Kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, tetapi arah yang akan menentukan bagaimana kita membimbing, menumbuhkan, dan menguatkan potensi terbaik setiap murid,” ungkap beliau.
Pada sesi inti, Ketua Bidang Penjaminan Mutu Yayasan menyampaikan secara komprehensif beberapa hal mendasar terkait Kurikulum Sekolah Qur’ani Ramah Bakat. Materi yang dipaparkan meliputi konsep dasar kurikulum, pembagian fase murid, road map implementasi kurikulum, serta gambaran proses perancangan isi kurikulum.
Pemaparan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh Kepala Lembaga memiliki pemahaman yang selaras, baik dari sisi filosofi maupun teknis implementasi. Dengan demikian, setiap lembaga diharapkan mampu mengembangkan kurikulum yang tidak hanya sesuai dengan nilai-nilai Qur’ani, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dan potensi unik setiap murid.
Kegiatan diseminasi ini juga menjadi ruang diskusi strategis antar pimpinan lembaga dalam menyelaraskan langkah implementasi kurikulum di masing-masing jenjang. Keselarasan ini menjadi fondasi dalam membangun mutu pendidikan yang terstandar, terarah, dan berkelanjutan di seluruh unit Yayasan Fi Ahsani Taqwim.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Fi Ahsani Taqwim semakin meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang menumbuhkan fitrah, menguatkan potensi, serta melahirkan generasi yang beradab, berdaya, dan siap menghadapi masa depan.


0 Komentar